Sunscreen bukan hanya untuk digunakan saat pergi ke pantai atau beraktivitas di bawah terik matahari. Pemakaian sunscreen secara rutin merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV), termasuk membantu mengurangi risiko kulit terbakar, penuaan dini, dan kerusakan akibat paparan matahari.
Namun, memilih sunscreen tidak cukup hanya melihat angka SPF. Sunscreen yang tepat sebaiknya disesuaikan dengan jenis dan kondisi kulit, terutama jika kulit cenderung berminyak, kering, sensitif, atau mudah berjerawat.
Secara umum, dermatolog menyarankan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih, broad spectrum, dan water resistant. Setelah itu, pilih tekstur serta karakteristik produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit. (American Academy of Dermatology)
Bagaimana Cara Memilih Sunscreen Sesuai Jenis Kulit?
Cara paling mudah adalah mengenali kebutuhan utama kulit terlebih dahulu.
- Kulit berminyak: pilih sunscreen bertekstur ringan dan non-comedogenic.
- Kulit kering: pilih sunscreen dengan formula yang terasa melembapkan.
- Kulit sensitif: prioritaskan formula yang lembut dan minim bahan yang berpotensi mengiritasi.
- Kulit berjerawat: cari sunscreen berlabel non-comedogenic atau “won’t clog pores”.
- Kulit kombinasi: gunakan sunscreen ringan tetapi tetap nyaman pada area kulit yang kering.
Jadi, tidak ada satu sunscreen yang otomatis paling bagus untuk semua orang. Produk yang terasa nyaman dan sesuai dengan kondisi kulit justru lebih berpeluang digunakan secara konsisten.
Mengapa Sunscreen Harus Disesuaikan dengan Jenis Kulit?
Setiap jenis kulit memiliki kebutuhan yang berbeda.
Sunscreen yang terlalu berat pada kulit berminyak dapat terasa lengket atau membuat wajah semakin tidak nyaman. Sebaliknya, sunscreen dengan tekstur yang terlalu ringan dan kurang melembapkan mungkin terasa kurang nyaman pada kulit kering.
Pada kulit sensitif, pemilihan formula juga penting karena beberapa kandungan atau pewangi dapat memicu rasa perih atau iritasi pada sebagian orang. Sementara itu, pada kulit yang mudah berjerawat, produk yang non-comedogenic dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.
American Academy of Dermatology (AAD) juga menyarankan mempertimbangkan jenis kulit dan kondisi kulit setelah memastikan sunscreen memiliki SPF 30 atau lebih, broad spectrum, dan water resistance. (American Academy of Dermatology)
Sunscreen untuk Kulit Berminyak: Pilih yang Ringan dan Non-Comedogenic
Kulit berminyak biasanya menghasilkan sebum lebih banyak sehingga wajah mudah terlihat mengilap, terutama di area dahi, hidung, dan dagu.
Untuk kondisi ini, sunscreen dengan tekstur ringan biasanya lebih nyaman digunakan sehari-hari.
Ciri sunscreen yang cocok untuk kulit berminyak
Perhatikan beberapa karakteristik berikut:
- Tekstur ringan.
- Tidak terasa terlalu greasy.
- Mudah diratakan.
- Non-comedogenic.
- Tidak membuat wajah terasa semakin berat.
- Nyaman digunakan sebelum makeup.
- Tetap memberikan perlindungan broad spectrum dengan SPF yang memadai.
AAD secara khusus menyarankan pemilik kulit berminyak mencari produk dengan keterangan “non-comedogenic” atau “won’t clog pores”. (American Academy of Dermatology)
Apakah kulit berminyak tetap membutuhkan sunscreen?
Ya. Kulit berminyak tetap membutuhkan perlindungan dari sinar UV. Bahkan, jika seseorang memiliki bekas jerawat atau noda gelap, paparan sinar matahari dapat membuat masalah pigmentasi menjadi semakin sulit dikendalikan.
Kesalahan yang sering terjadi adalah tidak memakai sunscreen karena merasa wajah sudah berminyak. Padahal, minyak dan perlindungan UV adalah dua hal yang berbeda.
Sunscreen untuk Kulit Kering: Utamakan Kenyamanan dan Kelembapan
Kulit kering membutuhkan perhatian lebih terhadap hidrasi. Karena itu, sunscreen yang digunakan sebaiknya tidak membuat kulit terasa semakin kencang, tertarik, atau bersisik.
Ciri sunscreen untuk kulit kering
Anda dapat mempertimbangkan sunscreen yang:
- Memiliki tekstur cream atau lotion yang nyaman.
- Memberikan sensasi melembapkan.
- Tidak membuat kulit terasa semakin kering.
- Dapat digunakan setelah moisturizer.
- Memiliki SPF 30 atau lebih.
- Memberikan perlindungan broad spectrum.
AAD menyebutkan bahwa pemilik kulit kering dapat mencari sunscreen dengan keterangan “moisturizing” atau “for dry skin” pada kemasan. (American Academy of Dermatology)
Tips menggunakan sunscreen pada kulit kering
Jika kulit terasa kering, jangan berharap sunscreen menjadi satu-satunya sumber kelembapan.
Gunakan skincare secara berlapis:
Cleanser > Moisturizer > Sunscreen
Pada pagi hari, sunscreen menjadi tahap terakhir skincare sebelum makeup.
Jika kulit sangat kering, pilih moisturizer yang sesuai terlebih dahulu agar sunscreen dapat diaplikasikan secara lebih nyaman.
Sunscreen untuk Kulit Sensitif: Pilih Formula yang Lebih Lembut
Kulit sensitif cenderung lebih mudah mengalami rasa perih, panas, kemerahan, atau tidak nyaman ketika menggunakan produk tertentu.
Karena itu, pemilihan sunscreen sebaiknya dilakukan secara lebih hati-hati.
Ciri sunscreen yang dapat dipertimbangkan untuk kulit sensitif
Cari produk yang:
- Diformulasikan untuk sensitive skin.
- Minim atau bebas pewangi jika pewangi mudah memicu iritasi.
- Memiliki formula sederhana.
- Tidak memberikan rasa perih saat digunakan.
- Tetap memenuhi perlindungan SPF dan broad spectrum.
AAD menyebutkan bahwa orang dengan kulit sensitif dapat memilih sunscreen yang ditujukan untuk sensitive skin dan menghindari fragrance jika mudah mengalami iritasi. Untuk kulit yang terasa menyengat atau terbakar ketika memakai sunscreen, AAD juga menyebut sunscreen mineral berbahan zinc oxide dan/atau titanium dioxide sebagai salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan. (American Academy of Dermatology)
Apakah harus selalu menggunakan sunscreen mineral?
Tidak selalu. Jenis sunscreen bukan satu-satunya faktor penentu. Sunscreen chemical, mineral, maupun hybrid dapat memberikan perlindungan jika diformulasikan dan digunakan dengan benar.
Yang paling penting adalah memilih produk yang sesuai dengan kondisi kulit dan dapat digunakan secara konsisten.
Jika kulit sangat reaktif atau sering mengalami iritasi, sebaiknya lakukan patch test dan konsultasikan dengan dokter kulit apabila keluhan berulang.
Sunscreen untuk Kulit Berjerawat: Jangan Takut Memakainya
Banyak orang dengan kulit berjerawat justru menghindari sunscreen karena khawatir wajah semakin berminyak atau muncul jerawat baru.
Padahal, kulit berjerawat tetap membutuhkan perlindungan dari sinar UV.
AAD menyarankan pemilik kulit acne-prone memilih sunscreen yang memiliki keterangan non-comedogenic atau “won’t clog pores”. (American Academy of Dermatology)
Ciri sunscreen yang cocok untuk kulit berjerawat
Prioritaskan:
- Non-comedogenic.
- Tekstur ringan.
- Tidak terasa terlalu berminyak.
- Nyaman digunakan setiap hari.
- SPF 30 atau lebih.
- Broad spectrum.
- Water resistant jika sering berkeringat atau beraktivitas di luar ruangan.
Selain membantu melindungi kulit dari UV, penggunaan sunscreen juga penting bagi orang yang sedang memiliki bekas jerawat. Paparan matahari dapat memperburuk tampilan noda gelap setelah jerawat.
Bagaimana jika sunscreen membuat jerawatan?
Jangan langsung menyimpulkan bahwa semua sunscreen tidak cocok untuk kulit Anda.
Beberapa kemungkinan yang perlu diperhatikan:
- Formula terlalu berat untuk kulit.
- Produk tidak cocok dengan kondisi kulit.
- Penggunaan produk skincare terlalu banyak dalam satu waktu.
- Sunscreen tidak dibersihkan dengan benar sesuai kebutuhan kulit.
- Reaksi terhadap salah satu bahan dalam produk.
- Jerawat muncul karena faktor lain, bukan semata-mata sunscreen.
Jika setiap kali menggunakan produk tertentu muncul reaksi yang sama, hentikan pemakaian dan pertimbangkan berkonsultasi dengan dokter kulit.
Perbandingan Sunscreen Berdasarkan Jenis Kulit
Berikut panduan singkat agar lebih mudah menentukan karakter sunscreen yang sesuai.
SPF Berapa yang Sebaiknya Dipilih?
Untuk penggunaan sehari-hari, SPF 30 atau lebih merupakan pilihan yang direkomendasikan oleh AAD. Selain SPF, perhatikan juga apakah sunscreen memberikan perlindungan broad spectrum, yaitu perlindungan terhadap UVA dan UVB. (American Academy of Dermatology)
Jangan hanya terpaku pada angka SPF.
Misalnya:
- SPF 30 tetapi tidak broad spectrum ? belum memenuhi semua kriteria yang dicari.
- SPF tinggi tetapi jarang digunakan ? manfaat perlindungannya tidak maksimal.
- Sunscreen bagus tetapi digunakan terlalu sedikit ? perlindungan aktual dapat berkurang.
Karena itu, pemilihan produk dan cara penggunaan sama-sama penting.
Apa Arti Broad Spectrum pada Sunscreen?
Broad spectrum berarti sunscreen memberikan perlindungan terhadap UVA dan UVB.
UVA berhubungan dengan kerusakan kulit jangka panjang dan penuaan akibat paparan matahari, sedangkan UVB lebih dikenal sebagai penyebab utama kulit terbakar.
Karena itu, jangan hanya melihat tulisan SPF. Cari juga keterangan broad spectrum pada produk. (American Academy of Dermatology)
Apakah Sunscreen Harus Water Resistant?
Jika Anda sering berkeringat, berolahraga, berenang, atau melakukan aktivitas outdoor, sunscreen water resistant dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.
Namun, water resistant bukan berarti waterproof.
Tidak ada sunscreen yang benar-benar tahan air selamanya. Produk yang memiliki klaim water resistant juga memiliki durasi perlindungan tertentu, misalnya 40 atau 80 menit, tergantung hasil pengujian produk. (U.S. Food and Drug Administration)
Setelah berenang, berkeringat banyak, atau mengeringkan wajah dengan handuk, sunscreen biasanya perlu diaplikasikan kembali sesuai petunjuk produknya.
Sudah Tahu Sunscreen yang Cocok untuk Kulitmu?
Memilih sunscreen bukan hanya soal SPF. Jenis kulit, tekstur, kenyamanan, dan kondisi kulit juga perlu diperhatikan agar sunscreen lebih nyaman digunakan secara rutin setiap hari.
🌿 Lengkapi rutinitas skincare-mu dengan perawatan yang sesuai kebutuhan kulit.
Ingin melengkapi perawatan kulit sehari-hari? Dermalovia hadir dengan rangkaian skincare untuk membantu merawat kulit sesuai kebutuhannya.
Kenali Varian Suncare Dermalovia →Cara Memakai Sunscreen yang Benar
Memilih sunscreen yang tepat tidak akan banyak membantu jika cara penggunaannya kurang tepat.
Gunakan sunscreen sebagai tahap terakhir skincare pagi.
Urutannya dapat berupa:
Cleanser > Toner/serum sesuai kebutuhan > Moisturizer > Sunscreen
Jika menggunakan makeup:
Skincare > Sunscreen > Makeup
AAD menyarankan sunscreen diaplikasikan sebelum keluar ruangan dan diulang secara berkala ketika berada di luar. Untuk aktivitas outdoor, rekomendasi umum adalah mengaplikasikan kembali setiap sekitar dua jam, serta setelah berkeringat, berenang, atau mengeringkan tubuh dengan handuk. (American Academy of Dermatology)
Berapa banyak sunscreen untuk wajah?
Salah satu kesalahan umum adalah menggunakan sunscreen terlalu sedikit.
Untuk wajah, pendekatan praktis yang sering digunakan adalah aturan dua jari, yaitu menggunakan sunscreen sepanjang dua ruas jari telunjuk dan jari tengah sebagai perkiraan jumlah untuk wajah dan area leher, kemudian menyesuaikannya dengan ukuran wajah serta petunjuk produk.
Yang terpenting, jangan mengoleskan sunscreen sangat tipis hanya agar terasa ringan.
7 Kesalahan Saat Memilih Sunscreen
1. Hanya melihat angka SPF
SPF penting, tetapi bukan satu-satunya pertimbangan. Pastikan juga sunscreen memberikan perlindungan broad spectrum.
2. Memilih berdasarkan tren
Produk yang viral belum tentu cocok dengan jenis kulit Anda.
3. Mengabaikan kondisi kulit
Kulit berminyak, kering, sensitif, dan berjerawat memiliki kebutuhan berbeda.
4. Menghindari sunscreen karena kulit berminyak
Kulit berminyak tetap membutuhkan perlindungan UV. Pilih tekstur dan formula yang lebih nyaman untuk kulit berminyak.
5. Tidak membaca label
Perhatikan keterangan seperti SPF, broad spectrum, water resistant, non-comedogenic, moisturizing, atau sensitive skin.
6. Menggunakan terlalu sedikit
Jumlah sunscreen yang terlalu sedikit dapat membuat perlindungan yang didapat tidak sesuai dengan perlindungan yang diuji pada produk.
7. Tidak mengaplikasikan ulang
Sunscreen dapat berkurang efektivitasnya seiring waktu, terutama ketika berkeringat, berenang, atau mengusap wajah.
Bagaimana Memilih Sunscreen Jika Kulit Kombinasi?
Kulit kombinasi biasanya memiliki area yang berminyak sekaligus area yang normal atau kering.
Misalnya, area T-zone lebih mudah berminyak sementara pipi terasa lebih kering.
Untuk kondisi seperti ini, pilih sunscreen dengan tekstur yang tidak terlalu berat tetapi tetap nyaman di area yang kering.
Jika perlu, gunakan moisturizer dengan jumlah berbeda pada tiap area wajah sebelum sunscreen.
Tips Memilih Sunscreen untuk Aktivitas Indoor dan Outdoor
Kebutuhan sunscreen juga dapat dipengaruhi oleh aktivitas sehari-hari.
Saat lebih banyak berada di dalam ruangan
Tetap gunakan sunscreen pada pagi hari, terutama jika Anda sering terpapar cahaya matahari melalui aktivitas dekat jendela atau harus keluar-masuk ruangan.
Saat bekerja atau beraktivitas di luar
Pilih sunscreen yang nyaman digunakan dalam jumlah cukup dan pertimbangkan formula water resistant jika banyak berkeringat.
Saat olahraga
Sunscreen water resistant dapat lebih praktis untuk aktivitas yang membuat tubuh berkeringat. Tetap ikuti petunjuk reapplication pada kemasan.
Saat bepergian
Selain sunscreen, perlindungan fisik seperti topi, pakaian tertutup, kacamata hitam, dan mencari tempat teduh juga dapat membantu mengurangi paparan UV. Tidak ada sunscreen yang dapat memblokir seluruh radiasi UV. (U.S. Food and Drug Administration)
Bagaimana Jika Ingin Menggunakan Sunscreen dari Dermalovia?
Bagi Anda yang mencari skincare dengan fokus pada kebutuhan kulit sehari-hari, Dermalovia dapat menjadi salah satu pilihan produk skincare lokal yang bisa dipertimbangkan.
Dermalovia memiliki produk Suncare Acne yang dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin memasukkan sunscreen ke dalam rutinitas perawatan kulit, khususnya bagi mereka yang memperhatikan kebutuhan kulit yang rentan terhadap masalah jerawat.
Namun, seperti produk skincare lainnya, kecocokan tetap bersifat individual. Perhatikan kondisi kulit, cara penggunaan, dan respons kulit setelah pemakaian.
Jika Anda sedang membangun rutinitas skincare sederhana, sunscreen sebaiknya ditempatkan sebagai bagian penting dari rutinitas pagi, bukan hanya digunakan ketika bepergian jauh.
Bagaimana Rutinitas Pagi dengan Sunscreen untuk Kulit Berjerawat?
Jika kulit Anda cenderung berminyak dan berjerawat, rutinitas pagi tidak harus rumit.
Contoh sederhananya:
1. Facial wash
Gunakan pembersih wajah yang sesuai dengan kondisi kulit.
2. Toner atau serum jika diperlukan
Pilih produk berdasarkan kebutuhan kulit dan hindari terlalu banyak produk aktif dalam satu waktu.
3. Moisturizer
Tetap gunakan jika kulit membutuhkan hidrasi.
4. Sunscreen
Gunakan SPF 30 atau lebih dengan perlindungan broad spectrum. Untuk kulit acne-prone, pertimbangkan formula non-comedogenic.
Rutinitas yang sederhana dan konsisten sering kali lebih mudah dipertahankan daripada menggunakan terlalu banyak produk sekaligus.
💚 Kulit Berjerawat Tetap Butuh Perlindungan Matahari
Jangan biarkan kekhawatiran tentang jerawat membuat Anda melewatkan sunscreen. Pilih formula yang nyaman dan sesuai dengan kondisi kulit, kemudian gunakan secara konsisten dalam rutinitas pagi.
Jika Anda ingin memahami perawatan kulit berjerawat secara lebih menyeluruh, baca juga:
→ Skincare untuk Remaja: Panduan Memilih Sesuai Jenis Kulit → Panduan Skincare Lengkap: Cara Memilih dan Menggunakan Skincare Sesuai Jenis Kulit → 7 Kesalahan Skincare yang Bisa Membuat Jerawat Semakin Sulit HilangChecklist Sebelum Membeli Sunscreen
Sebelum memasukkan sunscreen ke keranjang belanja, tanyakan beberapa hal berikut:
- Apakah SPF-nya minimal 30?
- Apakah memberikan perlindungan broad spectrum?
- Apakah teksturnya sesuai dengan jenis kulit?
- Apakah non-comedogenic jika kulit mudah berjerawat?
- Apakah terasa nyaman untuk kulit kering?
- Apakah diformulasikan untuk kulit sensitif jika kulit mudah mengalami iritasi?
- Apakah water resistant dibutuhkan untuk aktivitas saya?
- Apakah saya sanggup menggunakan produk ini secara rutin?
Jika sebagian besar jawabannya “ya”, produk tersebut lebih layak dipertimbangkan.
FAQ: Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Sunscreen
Sunscreen untuk kulit berminyak sebaiknya seperti apa?
Pilih sunscreen dengan tekstur ringan dan pertimbangkan produk berlabel non-comedogenic atau “won’t clog pores”. Hal ini dapat membantu membuat sunscreen lebih nyaman digunakan pada kulit berminyak dan acne-prone. (American Academy of Dermatology)
Apakah kulit kering tetap harus memakai sunscreen?
Ya. Kulit kering tetap membutuhkan perlindungan dari paparan UV. Pilih sunscreen dengan karakter moisturizing atau yang terasa nyaman dan tidak semakin membuat kulit kering.
Sunscreen apa yang cocok untuk kulit sensitif?
Pertimbangkan sunscreen yang ditujukan untuk sensitive skin dan minim pewangi jika fragrance mudah memicu iritasi. Jika sunscreen terasa menyengat atau terbakar di kulit, sunscreen mineral berbahan zinc oxide dan/atau titanium dioxide dapat menjadi salah satu pilihan untuk dipertimbangkan. (American Academy of Dermatology)
Apakah kulit berjerawat boleh menggunakan sunscreen?
Boleh dan justru tetap perlu mendapatkan perlindungan dari sinar UV. Untuk kulit acne-prone, pilih sunscreen yang non-comedogenic atau memiliki keterangan “won’t clog pores”. (American Academy of Dermatology)
SPF 30 apakah sudah cukup?
SPF 30 atau lebih merupakan rekomendasi umum dari AAD. Namun, jangan hanya melihat angka SPF. Pilih juga sunscreen yang broad spectrum dan gunakan sesuai petunjuk. (American Academy of Dermatology)
Kapan sunscreen digunakan?
Gunakan sunscreen pada tahap terakhir skincare pagi sebelum makeup. Jika akan berada di luar ruangan, aplikasikan sebelum keluar dan lakukan reapplication sesuai kebutuhan serta petunjuk produk. (American Academy of Dermatology)
Apakah sunscreen perlu dipakai setiap hari?
Sunscreen sebaiknya menjadi bagian dari kebiasaan perlindungan kulit sehari-hari, terutama ketika kulit akan terpapar sinar matahari.
Apakah sunscreen bisa membuat jerawatan?
Sunscreen tertentu dapat terasa kurang cocok pada sebagian orang, terutama jika formulanya terlalu berat atau tidak sesuai dengan kondisi kulit. Jika kulit mudah berjerawat, cari produk non-comedogenic dan hentikan penggunaan jika muncul reaksi yang tidak biasa.
Kenali Kulitmu, Pilih Perawatannya
Setiap jenis kulit memiliki kebutuhan yang berbeda. Mulai dari sunscreen hingga rangkaian skincare harian, pilih produk yang nyaman dan sesuai dengan kondisi kulitmu.
Baca panduan skincare Dermalovia lainnya:
Urutan Skincare Pagi & Malam Cara Eksfoliasi Wajah Skincare untuk Remaja
Dermalovia – Love Your Skin
Temukan rangkaian skincare yang dapat melengkapi rutinitas perawatan kulitmu.
Kesimpulan
Cara memilih sunscreen yang tepat adalah dengan menggabungkan perlindungan UV dan kebutuhan jenis kulit.
Untuk kulit berminyak, prioritaskan tekstur ringan dan non-comedogenic.
Jika kulit kering, cari formula yang memberikan rasa melembapkan.
Kemudian untuk kulit sensitif, pilih formula yang lebih lembut dan minim bahan yang berpotensi mengiritasi.
Sementara untuk kulit berjerawat, pilih sunscreen non-comedogenic yang tidak mudah menyumbat pori.
Apa pun jenis kulit Anda, pastikan sunscreen memiliki SPF 30 atau lebih dan broad spectrum. Jika banyak berkeringat atau beraktivitas di luar ruangan, pertimbangkan produk water resistant dan lakukan reapplication sesuai petunjuk. (American Academy of Dermatology)
Pada akhirnya, sunscreen terbaik bukan sekadar produk dengan SPF tinggi, tetapi sunscreen yang sesuai dengan kebutuhan kulit, nyaman digunakan, dan konsisten dipakai.
Jika Anda sedang mencari sunscreen untuk melengkapi rutinitas skincare, produk Suncare Acne dari Dermalovia dapat dipertimbangkan sebagai salah satu opsi. Sesuaikan pilihan dengan kondisi kulit Anda dan selalu perhatikan respons kulit setelah penggunaan.